Ini saya. Saya kembali menulis segalanya dalam secarik kertas bekas yang saya dapatkan dari seorang karyawan sekolah, kerjanya di balik meja administrasi kepala sekolah. Saya hanya menuangkan semuanya disini, mungkin kelak bisa menjadi inspirasi saya dalam mengawali awal bulan kesembilan ini.
Ya.
Ke sembilan.
Sudahlah, masa lalu ya pantasnya dilupakan. Usah lagi dikenang. Saya sudah enggan memandang. Lebih baik saya berdendang sendiri, senandung kidung masa mendatang.
Salam dingin dari saya yang sedang masuk angin,
Deanty

No comments:
Post a Comment