Thursday, 19 July 2012

I'm aching; can you see the pain in my eyes?

Jadi, disini saya. Kembali dalam segala kesibukan hidup kala menyadari secercah sinar liburan musim panas yang sudah sepekan berlalu. Kembali memakai seragam putih abu-abu di tahun terakhir bersekolah di SMA Tarakanita 1. Bagaimana ya. Banyak sekali hal yang sebenarnya telah lama menjadi ketakutanku. Entah takut menghadapi kelas 3 yang katanya berat dan banyak tuntutan. Dan kesibukan. Dan kesendirian. Dan aku yang akhir-akhir ini sering dilanda kegalauan. Kenapa? Karena aku kerap kali teringat kenangan yang pernah ada, dan pernah menjadi sesuatu yang berharga - masih.

Senyum.
Bahagia.
Ingin.
Tapi bagaimana?
Ketika aku telah menggantungkan hal itu terhadap orang yang pernah mencintaiku, dan kemudian pergi tanpa meninggalkan sepatah kata. Tapi sudahlah, mungkin saatnya menutup hati dan berhenti menjadi melankoli. Lebih baik di siang hari ini, kita tulis beberapa bait puisi. Berharap yang pernah pergi akan segera kembali.

Pujangga? 
Pujaan?
Aku pernah menjadi keduanya.
Sampai suatu saat,
hanya yang pertama aku bisanya.

Saat kapan?
Saat ada kamu.
Kenapa?
Saat aku merasa kalau ada yang berbunga,
saat aku merasa,
kalau menunggu itu indah.

Pernah kenal.
Berharap dekat.
Tapi banyak rival.
Aku tak mau nekat.

Terima kasih kenangannya.
Terima kasih kepergiannya.
Terima kasih senyumannya.

No comments:

Post a Comment